Ello Rela Tak Dibayar Mangung di Konser Amal

Ello Rela Tak Dibayar Mangung di Konser Amal

Silapmata.com – Ketika kabar mengenai banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera mencuat ke publik, perhatian banyak musisi tanah air langsung tertuju pada para korban yang kehilangan tempat tinggal. Di tengah gelombang kepedulian itu, Ello muncul sebagai salah satu nama yang paling mencuri perhatian. Bukan hanya karena ia ikut tampil dalam konser amal yang di gelar untuk membantu pemulihan pascabencana, tetapi karena ia secara tegas menyatakan menolak menerima bayaran apa pun. Sikap ini membuat publik bertanya-tanya apa sebenarnya yang mendorong seorang musisi papan atas mengambil keputusan seperti itu.

Dalam sebuah kesempatan, Ello menuturkan bahwa keterlibatannya bukan soal panggung, bukan soal eksposur, apalagi keuntungan. Ia mengatakan bahwa bencana alam selalu mengingatkannya tentang betapa rapuhnya hidup manusia dan betapa pentingnya solidaritas di antara sesama. Baginya, ketika ada masyarakat yang sedang berjuang untuk kembali berdiri, kontribusi kecil seperti menyumbangkan waktu dan karya musik adalah bentuk empati paling jujur yang bisa ia berikan. Dari sinilah kemudian muncul keputusan yang membuat banyak orang mengapresiasi dirinya.

Musik sebagai Jembatan Kemanusiaan

Di balik setiap nada yang ia lantunkan pada konser amal tersebut, Ello membawa sebuah pesan bahwa musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan orang. Ia percaya bahwa di situasi bencana, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar bantuan material mereka juga membutuhkan semangat, penghiburan, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri. Dengan tampil tanpa bayaran, Ello ingin menunjukkan bahwa musik dapat menjadi “jembatan kemanusiaan” yang menghubungkan hati yang berbeda, sekaligus menguatkan mereka yang tengah dalam kondisi terpuruk.

Dalam penampilannya malam itu, Ello tidak sekadar menyanyi. Ia menyapa para penonton dengan hangat, mengajak mereka untuk bersama-sama menguatkan para korban. Dan mengingatkan bahwa solidaritas bukan hanya soal donasi, tetapi sikap untuk hadir di saat sulit. Respons yang ia terima pun luar biasa para penonton ikut bernyanyi, meneteskan air mata, dan memberikan donasi lebih besar dari yang di perkirakan panitia. Bagi Ello, momen itu menjadi bukti bahwa musik benar-benar mampu menggerakkan kebaikan.

Pengalaman Pribadi yang Menyentuh Hati

“Kejadian seperti ini selalu membawa saya kembali ke masa ketika keluarga saya juga pernah mengalami musibah,” ujar Ello dalam sebuah wawancara usai konser. Kalimat pembuka itu membuat banyak orang sadar bahwa keputusan Ello untuk tak menerima bayaran ternyata berakar dari pengalaman pribadi. Ia mengaku pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi orang yang terdampak bencana. Dan bagaimana dukungan kecil dari orang lain dapat menjadi penyemangat besar. Momen itulah yang membuatnya bertekad untuk selalu hadir ketika ada kesempatan membantu.

Pengalaman tersebut tidak hanya membentuk cara pandang Ello terhadap bencana, tetapi juga memperkuat empatinya. Ia memahami bahwa musibah tak hanya merusak fisik rumah dan fasilitas, tetapi juga meruntuhkan mental dan harapan banyak keluarga. Dengan mengingat masa-masa sulit itu, Ello merasa bahwa sedikit kebaikan dapat menjadi cahaya bagi mereka yang sedang berada dalam kegelapan. Dan jika ia mampu menjadi cahaya itu lewat musiknya, maka tidak ada alasan baginya untuk menolak.

Pesan Moral di Balik Aksi Tanpa Bayaran

Aksi Ello yang tampil tanpa bayaran pada konser amal untuk korban banjir di Sumatera bukan hanya menjadi berita hangat. Tetapi juga mengirimkan pesan moral yang kuat kepada publik dan industri hiburan. Ia membuktikan bahwa kepedulian tidak harus selalu di wujudkan dengan hal besar kadang cukup dengan memanfaatkan kemampuan yang kita punya dan memberikannya untuk mereka yang membutuhkan. Langkah kecil seperti ini bisa menginspirasi musisi lain untuk melakukan hal serupa, terutama ketika masyarakat sedang di landa bencana.

Bagi Ello, kontribusinya mungkin terasa kecil di bandingkan kebutuhan besar yang harus di penuhi untuk pemulihan pascabencana. Namun, ia percaya bahwa perubahan di mulai dari niat baik. Dan setiap niat baik akan membuka jalan bagi munculnya niat baik lainnya. Dengan tampil tanpa bayaran, Ello menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak boleh berhenti hanya karena alasan profesional atau materi. Ia berharap konser amal tersebut bukan hanya memberikan bantuan finansial. Tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang sedang membangun kembali hidup mereka.